Thursday, December 4, 2014

Puasa



A.    Puasa
Pengertian puasa (Saum) menurut bahasa Arab artinya menahan dari segalasesuatu seperti menahan makan, minum, nafsu, menahan berbicara yang tidak bermanfaat dan sebagainya.
Sedangkan puasa menurut istilah ajaran islam yaitu menahan diri dari segalasesuatu yang membatalkannya, lamanya satu hari, mulai dari terbit fajar sampaiterbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat. Firman Allah SWT:
“Hai orang – orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajikan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”. (QS. Al Baqarah :183)

B.     Macam-macam Puasa
Puasa dibagi menjadi dua macam, yaitu :
-          Puasa Wajib
-          Puasa Sunnah

1.      Puasa Wajib adalah puasa yang dilakukan untuk memenuhi kewajiban perintah AllahSWT, apabila ditinggalkan akan mendapat dosa.
Macam-macam puasa wajib, antara lain :
-          Puasa Ramadhan
-          Puasa Nadhar (karena berjanji untuk berpuasa)
-          Puasa Qadha (membayar hutang dari puasa ramadhan)
2.      Puasa Sunnah adalah puasa selain puasa wajib yang apabila dilakukan memperolehpahala, tetapi jika ditinggalkan tidak berdosa.
-          Puasa enam hari pada bulan Syawal
-          Puasa hari Arafah (9 Dzulhijjah)
-          Puasa hari ‘Asyura (10 Muharram)
-          Puasa bulan Sya’ban
-          Puasa hari Senin dan Kamis
-          Puasa tengah bulan atau Yaumul bid (tanggal 13, 14, 15) dari tiapbulan Qamariyah

C.     Syarat-syarat puasa, Rukun puasa, Hal-hal yang membatalkan puasa, Hal-halyang disunnahkan ketika berpuasa
Syarat wajib puasa :
-          Beragama islam
-          Berakal sehat
-          Baligh (umur 13 tahun keatas) atau ada tanda yang lain
-          Kuat berpuasaSyarat sah puasa :
-          Islam
-          Mumayiz (dapat membedakan yang baik dan yang buruk)
-          Suci dari haidh (kotoran) dan nifas (darah habis melahirkan)
-          Dalam waktu yang diperbolehkan puasa, sedangkan pada hari rayaIdul Fitri (1 Syawal) dan Idul Adha (11, 12, 13 Dzulhijjah) dilarangberpuasa
Rukun puasa :
-          Niat pada malam hari
-          Menahan diri dari segala yang membatalkan puasa, sejak terbit fajarsampai terbenamnya matahari
Hal-hal yang membatalkan puasa :
-          Makan dan minum dengan sengaja
-          Muntah dengan sengaja
-          Gila, mabuk, pingsan, atau berubah akalnya
-          Keluar darah haidh atau nifas
-          Murtad atau keluar dari islam
Hal-hal yang disunnahkan ketika berpuasa :
-          Menyegerakan berbuka puasa
-          Berbuka dengan makan yang manis-manis
-          Berdo’a sewaktu berbuka puasa
-          Mengahirkan makan sahur
-          Memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa
-          Memperbanyak sedekah
-          Memperbanyak membaca Al - Qur’an dan mempelajarinya

D.    Hikmah yang terkandung dalam puasa
Setiap ibadah yang disyariatkan Allah SWT untuk manusia tidaklah sia-siabelaka. Semua itu pasti ada hikmah dan tujuannya. Begitu juga dengan ibadah puasa,yaitu ibadah yang sudah dirasakan ojuga hikmahnya oleh umat-umat terdahulu. Didalam ibadah puasa itu terdapat berbagai kemaslahatan yang dapat diperoleh olehpelakunya. Ibadah puasa mengandung beberapa hikmah, antar lain sebagai berikut :

1.      Puasa membiasakan seseorang takut kepada Allah SWT, karena orang yangsedang berpuasa tidak ada yang mengontrol dan melihat kecuali Allah SWT. 
2.      Puasa mampu menghancurkan tajamnya syahwat dan mengendalikan nafsu,sebagaimana sabda Rasulullah : “Wahai para pemuda, barang siapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Sesungguhnya nikah itu bisa menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang tidak mampu,hendaklah berpuasa, karena puasa sesungguhnya dapat mengendalikan syahwat”.
3.      Puasa membiasakan seseorang berkasih sayang. Membiasakan untuk selaluberqurban dan bersedekah pada faqir miskin. 
4.      Puasa membiasakan keteraturan hidup, yaitu orang yang berpuasa akan berbukapada waktu yang sama, dan tidak ada yang lebih dulu karena kehormatan, harta,atau jabatan, misalnya.
5.      Adanya persamaan persamaan derajat sesama manusia, yang membedakan adalahtingkat keimanan.
6.      Puasa dapat menjaga kesehatan, Rasulullah SAW bersabda : “Berpuasalah kamumaka kamu sehat.”
7.      Puasa dapat membersihkan jiwa, karena pada dasarnya puasa memutus dominasisyahwat.
8.      Puasa membentuk manusia baru, Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa berpuasa dengan niat mencari pahala dari Allah SWT, maka ia keluar dari bulan Ramadhan sebagaimana bayi yang baru lahir.”

 



1 comment:

Post a Comment